blog*spot
get rid of this ad | advertise here
editorial indicomic.com: TENTANG KOMIK PALESTINA

Wednesday, July 07, 2004

TENTANG KOMIK PALESTINA

Pecinta buku komik di Indonesia patut bersyukur dengan kehadiran
terjemahan buku komik Palestina karya Joe Sacco yang diterbitkan
oleh Mizan pada November 2003. Buku komik yang memperoleh American
Book Award pada 1996 ini sungguh merupakan referensi yang bermutu
untuk dijadikan referensi bandingan bagi para komikus dan jurnalis
di Indonesia tentang bagaimana melaporkan hasil investigasi jurnalistik
dalam medium komik. Dalam buku komik ini kita bisa membaca pengantar
yang memikat dari Edward W. Said dan Goenawan Mohamad.

Sayangnya, dalam versi Indonesia, buku komik ini (diterbitkan dalam
dua jilid) memiliki sejumlah "cacat"--yang saya kira merupakan
keteledoran penerjemahan dan penyuntingan.
(1) pada jilid 1, hlm. 6, terdapat terjemahan yang bikin serak
tenggorokan. Begini terjemahannya: "Dan, saat itu aku sedang jatuh
cinta pada Claudia, terbuai berbulan perkembangan lebih lanjut meledak
dengan, pengharapan Romantika Eropa nan Eropa nan lembut".
(2) pada jilid 1, hlm. 21, panel ke-3 terdapat balon kata yang kosong.
Cacat yang sama terdapat juga pada jilid 2, hlm. 90, panel ke-4.
(3) pada jilid 1, hlm. 39, panel ke-4, dan hlm. 92, panel ke-2, terdapat
balon kata yang terputus kalimatnya. Cacat ini juga dapat kita temukan
pada jilid 2. hlm. 98, panel ke-1.

Sebagai pembaca komik, saya sungguh menyesalkan adanya sejumlah cacat
tersebut dalam buku terjemahan yang diterbitkan oleh sebuah penerbit
yang "berwibawa" seperti Mizan. Sungguh, dengan cacat tersebut saya
tak dapat menikmati dengan penuh seluruh buku komik yang bermutu itu.
Mea Culpa (pupa_mea@yahoo.com).[*]


mau nambahin 'cacat' terjemahan Joe Sacco dr mizan. pada halaman
135, panel 2, teks balon tertukar dengan teks caption pada panel 3.
waktu kira2 setahun lalu mas haidar cerita akan menerbitkan komik
ini, dan mendengar akan dikerutkan ukurannya jadi ukuran buku kita
(bukan ukuran komik amerika sesuai aslinya), saya sudah kuatir
setengah mati, pasti bakal terjadi 'mutilasi' mutu. apalagi, ini kan
komik jurnalistik, yang di amerika sendiri masih barang aneh. dan yg
paling menguatirkan, komik ini akan diterbitkan DAR!Mizan, yg nota
bene kan penerbit buku remaja. padahal ini jelas bacaan orang dewasa
(dewasa dalam arti sesungguhnya, lho!) ntar nasibnya sama dengan
seri "Master Keaton": buku dewasa dijual di rak komik anak--pembaca
dewasa luput, pembaca anak nggak tertarik; jeblok deh di pasaran.
tp setelah membaca langsung hasil terjemahan dan produksi Mizan,
saya akui hasilnya nggak buruk2 amat. walau emang kelezatan gambar
Sacco yg dahsyat lumayan berkurang karena format yg mengecil, tp
kelezatan itu masih jelas terasa karena (1) gambar2 sacco emang luar
biasa; dan (b) mutu cetak buku ini termasuk bagus. over all, DAR!
Mizan sudah cukup baik menunaikan 'fardu khifayah'-nya. semoga "Safe
Area Gorazdeh" diterjemah dan diproduksi lebih bagus lagi.
saya setuju, buku ini patut disyukuri kehadirannya di indonesia.
kebetulan, saya dan teman2--di komunitas Tanjung 34--akan mengangkat
Joe Sacco (buku ini dan karya sacco lainnya) sebagai tema diskusi-
komik bulanan untuk edisi februari ini (insya allah, tgl 19 feb.
2004). yg jadi pembicara adalah wartawan yg sempat wawancara jarak
jauh dgn joe sacco. datang, ya, semua. (undangan resmi dan bahan
diskusi menyusul).[*]
~hikmat (hiqmatdarkknight@yahoo.com)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home